Kenapa aktivitas download di jaringan internet perlu diatur?
Friday, 15 February 2008
Aktivitas download di internet ternyata bukan aktivitas yang paling sering dilakukan oleh sebagian besar pengguna akses internet. Menurut hasil survey yang dilakukan oleh VALUNET terhadap pengguna internet di kawasan Asia Pasifik, 97.7% dari pengguna internet menggunakan internetnya lebih banyak untuk browsing dan 77.20% untuk e-mailing. Sedangkan aktivitas heavy download hanya dilakukan oleh sekitar 6.9% saja.
Tapi tahukah anda bahwa aktivitas heavy download yang dilakukan oleh segelintir orang ini dapat mengganggu kecepatan akses internet pemakai internet lainnya ? Bagaimana itu bisa sampai terjadi ?
Pada jaringan internet dengan sistem Bandwidth Sharing, setiap pemakai internet harus berbagi bandwidth satu sama lainnya pada saat bersamaan. Apabila aktivitas setiap pemakai internet itu adalah aktivitas internet harian seperti browsing, emailing dan chatting maka kecepatan akses yang tersedia bagi setiap pemakai masih sangat mencukupi sehingga setiap pemakai merasa nyaman berinternet (lihat gambar 1). Saat itu setiap pemakai internet bisa mendapat “jatah” bandwidth yang sama secara merata.
Tetapi apabila ada segelintir pemakai internet mulai melakukan aktivitas download terus menerus dalam jumlah besar (heavy download), keseimbangan pembagian bandwidth akses internet menjadi terganggu karena pelaku download mengambil bandwidth jauh lebih besar dari yang lain (lihat gambar 2). Akibatnya bandwidth yang tersisa bagi pemakai-pemakai lainnya menjadi tinggal sedikit dan bahkan bisa sampai habis sama sekali yangmenyebabkan koneksi internet jadi terputus.
Layanan MobileQu Colony mempunyai sistem manajemen bandwidth yang selalu memantau setiap aktivitas download dan menjadikan aktivitas browsing, emailing dan chatting sebagai prioritas pertama. Pada layanan MobileQu Colony, bandwidth dari aktivitas download diatur sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu “jatah” bandwidth untuk aktivitas internet dari pemakai-pemakai lainnya (lihat gambar 3).